Alasan Mengapa Eropa Menjadi Pusat Fashion Dunia

Eropa Pusat Fashion

Dunia mode berkembang begitu pesat di benua biru. Fakta inilah yang menjadi alasan mengapa Eropa menjadi pusat fashion dunia selama berabad-abad.

Selama manusia hidup dunia fashion akan terus berkembang. Artinya, fashion bukan sesuatu yang hadir sesaat kemudian menghilang. Namun industri ini akan terus ada meski mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Perancis, Italia, dan Spanyol adalah 3 negara di Eropa sekaligus merupakan kiblat fashion dunia. Berbelanja produk fashion di beberapa kota seperti Paris atau Roma adalah tujuan utama para wisatawan dari berbagai negara.
Nah, apa saja brand fashion yang paling banyak diburu di Eropa? Ini dia list-nya.

Fendi Roma
Meskipun memproduksi berbagai jenis fashion, Fendi, brand pendatang dari Roma Italia ini populer dengan produk tas-nya. Perlu diketahui bahwa selain Paris di Perancis, Roma juga merupakan kota pusat mode dunia. Kalangan menengah ke atas, terutama kaum selebriti Hollywood sangat familiar dengan produk fashion buatan Fendi.

Sedikit sejarah tentang produk Fendi, brand ini bermula dari sebuah toko kulit dan bulu milik Adele Casagrande pada tahun 1918. Begitu menikah dengan Eduardo Fendi, barulah keduanya sepakat mengganti workshop mereka dengan nama Fendi.


Fendi melebarkan sayap dengan membuka butik di sejumlah negara. Di Indonesia sendiri Butik Fendi dibuka di Jakarta pada tahun 2012 lalu. Pecinta fashion tanah air cukup antusias menyambutnya.

Chanel Paris
Paris merupakan kota fashion di Perancis dengan sederet brand ternama, salah satunya Chanel. Perusahaan Chanel sendiri berdiri pada tahun 1909 dengan basic pakaian siap pakai, haute couture, parfum, jam tangan, aksesoris dan berbagai jenis barang mewah.

Sedikit mengenai sejarahnya, Chanel ini diambil dari nama pendirinya yaitu Gabrielle Chanel dengan panggilan Coco sehingga kemudian brand ini bernama Coco Chanel. Rancangan busana Coco Chanel kala itu berupa gaun, celana panjang, blouse, jas serta perhiasan sederhana.

Artis-artis yang pernah terlibat sebagai brand ambassador Chanel diantaranya: Nicole Kidman, Marilyn Monroe, Kristen Stewart, Catherine Deneuve, Audrey Tautu, Vanessa Paradise, dan masih banyak lagi.

Kunjungi Chanel Indonesia official Chanel Fashion dan Beauty

Berluti Paris
Dari sejarahnya Berluti merupakan perusahaan sepatu terkenal asal Italia. Brand ini didirikan pada tahun 1985 oleh Alessandro Berluti di kota Marche Italia. Kekinian perusahaan ini bertempat di kota mode Perancis yaitu Paris.


Berluti sendiri merupakan perusahaan spesialis produk sepatu kulit yang dibuat dengan tangan. Selain kulit buaya, ada beberapa jenis kulit lain yang digunakan diantaranya kulit sapi dan kanguru. Terbaru, perusahaan ini mempunyai asset senilai US$ 168 juta atau kurang lebih Rp 2,24 triliun.

Sejalan dengan perkembangannya, Berluti juga memproduksi beberapa item fashion lain seperti jaket, dompet, celana panjang, dan belt. Di Indonesia model sepatu Berluti yang paling banyak dicari adalah Berluti Alessandro Demesure Leather dengan harga Rp 29 jutaan.

Louis Vuitton Paris
Brand fashion satu ini punya sejarah cukup unik. Dibalik popularitasnya sebagai icon fashion terbesar dunia, siapa sangka justru brand ini lahir dari seorang pemuda miskin pengangguran bernama Louis Vuitton.


Pemuda ini melewati lika liku panjang sehingga sukses mencapai titik balik dimana berbagai produk fashionnya menjadi salah satu yang termahal di dunia.

Louis Vuitton sendiri berdiri tahun 1854 silam. Beberapa tahun lalu brand ini sempat meluncurkan produk fashion Kusama Pumpkin Minaudiere yang konon dibanderol US$ 133.400 atau sekitar Rp 1,6 miliar. Meski terbilang mahal namun produk berupa tas ini ludes terjual dalam waktu singkat.

Balenciaga Spanyol
Jika sebelumnya kita bahas label fashion dari Italia dan Perancis, kita beranjak di negara Eropa lainnya yaitu Spanyol. Balenciaga merupakan rumah mode yang didirikan oleh seorang perancang busana bernama Cristobal Balenciaga pada tahun 1917 silam.

Balenciaga sendiri mempunyai reputasi mentereng sebagai penjahit yang terkenal tanpa kompromi dalam menetapkan standard tertentu pada rancangannya. Produk fashion-nya memiliki ciri khas bubble skirts and odd. Terlihat feminine namun masih berorientasi model fashion ultra-modern.

Jadi mengapa Eropa menjadi pusat fashion dunia? Beberapa brand diatas tentu bisa mewakili jawabannya. Jika dengan 3 negara yaitu Italia, Perancis, dan Spanyol mampu menciptakan berbagai brand fashion kelas dunia, bagaimana jika ditambah lagi dengan brand dari negara di Eropa yang lain? Tentu kian kental identitas Eropa sebagai pusat Fashion dunia